Jauh sebelum istilah “influencer” diciptakan, anak-anak muda memainkan peran di lingkup sosial dengan menciptakan dan menafsirkan tren. Sekarang generasi influencer baru telah hadir. Anggota Gen Z. Secara umum, orang-orang yang lahir dari tahun 1995 hingga 2010 ini adalah manusia asli digital sejati. Sejak remaja mereka telah terpapar ke dunai maya, ke jaringan sosial, dan ke sistem seluler. Konteks itu telah menghasilkan generasi hiper kognitif yang sangat nyaman dengan mengumpulkan dan referensi silang banyak sumber informasi dan dengan mengintegrasikan pengalaman virtual dan offline.

Ketika konektivitas global melonjak, pergeseran generasi dapat memainkan peran yang lebih penting dalam menetapkan perilaku daripada perbedaan sosial ekonomi. Para manusia muda ini telah menjadi pengaruh kuat pada orang-orang dari sisi usia maupun pendapatan, serta pada cara mereka mengkonsumsi dan berhubungan dengan merek.

Survey data dari McKinsey menemukan bahwa 65% dari Generasi Z mengatakan mereka sangat menghargai dan mengetahui apa yang terjadi di sekitar mereka. Mereka lebih nyaman menyerap pengetahuan online daripada di lembaga pembelajaran tradisional.

Untuk itu para marketer perlu memastikan bahwa informasi tentang perusahaan atau brand mereka transparan dan tersedia secara online. Kamu juga ingin memastikan bahwa informasi tentang bisnis kamu tersaji dengan jujur dan tetapi positif melalui konten yang kamu posting.

Menurut laporan Global Web Index 2019 tentang Generasi Z, kelompok usia ini lebih memilih kenyamanan saat bepergian melalui perangkat seluler mereka daripada PC dan bahkan laptop.

Baik mengakses jejaring sosial, mengobrol, menonton video, atau melihat peta, Generasi Z kemungkinan besar melakukannya di perangkat seluler mereka.

Generasi Z tidak terganggu oleh konten-konten dari brand. Bahkan, sebagian besar dari mereka menyambutnya.

Generasi Z senang memiliki konten dari brand favorit mereka muncul di timeline mereka. Global Web Index juga membocorkan data bahwa 4 dari 10 Generasi Z mengikuti merek yang mereka sukai di media sosial, dengan 1 dari 3 mengikuti merek yang mereka pikirkan untuk dibeli.

So marketers, sudah siapkah kamu menyambut generasi Z? Yuk kenali lebih dalam seberapa jauh brand kamu dibicarakan oleh generasi yang kental dengan digital tersebut dengan mencari data lebih dalam tentang pembicaraan mereka di media sosial melalui tools kami.

Gak percaya? coba sendiri untuk memastikannya disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *