Anggap Remeh Social Media Monitoring? Cek Dulu Manfaatnya

Orang-orang mencoba berkomunikasi dengan perusahaan, organisasi ataupun brand kamu di media sosial, tetapi kalau kamu gak mendengarkan, kamu gak akan tahu apa yang sebenarnya mereka bicarakan tentang kamu.

Memang, ada orang-orang di luar sana di ranah media sosial yang mencari sesuatu jawaban dari brand kamu yang mungkin kamu bisa respon dengan cepat, tetapi kamu hanya dapat terhubung dengan mereka jika kamu mendengarkan dengan sangat efektif. Sayangnya, kamu bukan dukun yang bisa tahu ini itu.

Mendengarkan percakapan dengan social media monitoring adalah cara yang ampuh tanpa harus ke paranormal. Alih-alih menggunakannya sebagai megafon, kamu dapat menggunakannya untuk mendengarkan percakapan lebih detil tentang brand kamu.

Gak percaya? Ini 5 manfaatnya yang gak bisa kamu tampik

1. Lebih akrab dengan mendengar

Disini kita membicarakan tentang bagaimana brand kamu mampu kepo dengan mudah setiap pembicaraan terkait brand kamu dengan beragam keywords yang telah kamu sisipkan.

Untuk memberikan layanan pelanggan yang baik, kamu harus dapat mendengar keluhan (atau pujian), di mana pun itu terjadi. Menjadi brand yang mudah didekati berarti kamu harus mempertimbangkan setiap jalan komunikasi. Dan ini pasti termasuk media sosial.

Ketika kamu benar-benar mendengarkan, kamu dapat menanggapi pertanyaan dan interaksi dengan lebih cepat, sehingga orang merasa didengar.

2. Tahu lebih banyak

Kamu mendengarkan tidak hanya untuk mendengar apa yang orang katakan tentang merek kamu, tetapi juga untuk memahami ide-ide dan topik-topik yang muncul dalam percakapan yang mungkin menjadi bagian yang ingin kamu ikuti. Mendengarkan sangat bagus untuk menggali wawasan dari merek kamu, tapi itu bisa melakukan lebih banyak lagi.

Dengan mengidentifikasi kata kunci yang relevan pada percakapan di media sosial dan yang terkait dengan misi brand kamu. Kamu membuka diri untuk diskusi baru, blog, dan gagasan konten media sosial, dan melihat topik apa yang paling banyak dilibatkan audiens kamu. Saat kamu bergabung dalam percakapan, kamu dapat membangun hubungan dan kepercayaan yang lebih erat.

3. Pelajari karakter audiens

Brand kamu perlu tahu siapa audiensnya yang sebenarnya, dan dengan mendengarkan percakapan mereka, kamu akan lebih mengenal siapa mereka.

Social media monitoring membantu kamu memahami hal-hal yang lebih dalam tentang siapa orang-orang itu. Apa yang mereka pedulikan? Bagaimana mereka berbicara tentang hal-hal tertentu?

Dengan memperhatikan setiap kata yang tertumpah di timeline media sosial akan sangat berguna bagi kamu untuk menentukan cara brand kamu berinteraksi dengan gaya bahasa tertentu. Biasanya suatu komunitas sering menggunakan kosakata, terminologi, dan jargon tertentu sebagai penanda kepemilikan.

Jika kamu ingin menunjukkan bahwa kamu adalah bagian dari komunitas itu, maka brand kamu mungkin perlu berbicara dalam bahasa yang sama dengan orang-orang yang ingin kamu jangkau.

4. Mendapatkan dukungan

Gak jarang brand diterpa isu tertentu terkait layanan atau produk yang dinilai buruk oleh audiens. Momen seperti ini biasa disebut sebagai management crisis.

Management crisis adalah mimpi buruk bagi setiap brand tanpa pandang bulu besar atau kecilnya brand tersebut. Tapi bayangkan jika kamu tahu siapa sebetulnya fans dari brand kamu dan memanfaatkan mereka untuk membela brand kamu.

Social media monitoring dapat mengidentifikasi siapa saja yang kerap berinteraksi dengan kamu, dan kamu pun bisa memulai percakapan dengan mereka untuk meningkatkan loyalitas.

5. Awasi pergerakan kompetitor

Memata-matai kompetitor adalah hal yang mengasyikan. Kamu bisa tahu banyak tentang apa yang mereka sedang kerjakan di media sosial, dan mempelajari sejauh mana kesuksesan mereka dalam mengadakan sebuah campaign tertentu.

Dengan menggunakan social media monitoring, kamu sudah memiliki mata elang yang jeli melihat setiap peluang yang ada untuk bersaing dengan brand-brand lain. Gak menutup kemungkinan kamu bisa memulai strategi digital yang baru dengan memanfaatkan insight-insight yang telah kamu dapatkan melalui tools ini.

Nah, setelah tahu beberapa fungsinya, kayaknya sekarang waktu yang tepat buat kamu mencobanya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close