Saat Persona Sebuah Brand Begitu Penting

Apakah kamu tahu bagaimana konsumen yang ideal di media sosial untuk brand kamu?

Banyak brand menyepelekan persona dari brand mereka. Gak jarang beberapa diantara brand tersebut mengeluhkan bahwa target audiens yang mereka tuju sama sekali gak nyantol alias gak dapet engagementnya.

Selamat datang di dunia media sosial, dimana sebuah brand berbicara dengan karakteristik unik untuk menggaet konsumen potensial yang menjadi target mereka.

Mengapa para pemasar membutuhkan persona media sosial

Persona media sosial adalah representasi fiksi dari pelanggan ideal brand kamu. Mempertimbangkan faktor-faktor seperti demografi dan keinginan, persona melukiskan gambaran individu yang ingin kamu jual.

Sederhananya, sebagai seorang individu, kamu mungkin ingin terlihat sebagai sosok yang kamu impikan agar mampu berteman dengan orang-orang tertentu, nah begitu juga dengan brand.

Mungkin kamu mencoba menjangkau kaum milenial. Mungkin kamu sedang memasarkan brand kamu pada baby boomer. Apa pun itu, menciptakan kepribadian dapat membantu kamu mengasah strategi sosial yang lebih fokus dan dapat ditindaklanjuti.

Kembangkan konten strategimu!

Dari menemukan voice dari brand kamu hingga menerbitkan konten yang relevan, persona media sosial membantu kamu memanfaatkan konten yang berbicara dengan anggota audiens yang berbeda.

Sebagai contoh, King Koil berusaha menciptakan persona yang elegan, mewah dan modern. King Koil menyadari bahwa produk mereka akan dipasarkan kepada kalangan tertentu, maka persona yang mereka ciptakan melalui konten dan caption pun harus merepresentasikannya.

Setelah berkutat dengan persona brand yang ingin kamu tampilkan, gak ada salahnya untuk memperluas jangkauan brand kamu dengan cara menggunakan fitur promote atau iklan di media sosial kamu.

Brand kamu mampu memiliki followers organik tanpa beli, dan bahkan kamu bisa menentukan target audiens yang kamu sasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close