Profil perusahaan dari perusahaan induk umumnya memiliki imej yang berbeda dengan perusahaan lainnya di media sosial. Kesan kaku dan terlalu formil udah mulai terasa sejak tampilan awal profil, tetapi bukan berarti hal tersebut membuat sebuah induk perusahaan harus absen dari dunia digital.

Faktanya, ada banyak perusahaan ternama atau lembaga yang terjun ke Twitter, Facebook, Instagram dan LinkedIn. Yang menjadi pembeda diantara perusahaan-perusahaan tersebut adalah karakteristik serta fungsinya.

Siapa sih yang mau nama perusahaannya jadi buruk lantaran ada beberapa pihak yang “jail” mengatasnamakan perusahaan kamu untuk menipu masyarakat? Untuk itu, kami beberkan beberapa fungsi media sosial bagi perusahaan.

Kepemilikan yang hakiki

Kamu bukan orang pertama di Indonesia yang mendapatkan sms undian berhadiah dari salah satu bank atau provider seluler, lalu gimana kalau kamu terlanjur kena tipu lalu melayangkan komplain kepada perusahaan diatasnamakan oleh para penipu?

Semakin besar sebuah korporasi, semakin besar kemungkinan juga untuk ingin dilihat sebagai sebuah brand yang benar-benar terkenal di mana-mana, bahkan jika perusahaan kamu bukan perusahaan multinasional sekalipun. Dengan membangun pencitraan di media sosial, sebuah perusahaan mampu menjawab keraguan masyarakat. Bentuk penipuan apapun dapat diklarifikasi dengan mudah dengan menjalankan fungsi humas atau PR di media sosial.

Lebih dekat

Perusahaan bukan lagi entitas tanpa wajah seperti zaman dulu, dan jejaring sosial adalah cara terbaik untuk menjangkau secara individu. . Secara khusus, media sosial adalah cara yang bagus untuk mengedarkan informasi yang ramah tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan bukan cuma sekedar “woro-woro” untuk berjualan produk saja.

Informasikan segala kegiatan perusahaan yang layak dan ingin disampaikan kepada publik, tunjukan pula kepedulian perusahaan terhadap konsumen dengan menanggapi berbagai macam keluhan mereka. Kelak, langkah-langkah tersebut dapat membangun sebuah sinergi antara perusahaan dengan netizen.

Potensial

Seperti disebutkan di atas, memanfaatkan penuh jejaring sosial membantu sebuah perusahaan ataupu organisasi untuk mencapai potensi penuhnya.

Sebelum mencapai titik puncak potensi perusahaan, ketahui dulu potensi yang perusahaan kamu miliki. Setelah kamu tahu di mana audiens kamu berada, kamu bisa akan bisa menjangkau mereka dengan mudah. Lakukan beberapa kegiatan di jejaring sosial yang berfokus pada bisnis kamu, jadikan perusahaan kamu sebagai seorang teman yang dekat dengan audiens.

Perusahaan juga mampu mendeteksi diaman saja audiens yang potensial, ataupun mengetahui apa yang diinginkan atau dikeluhkan oleh para audiens melalui social media monitoring tools untuk memudahkannya