Brand kamu mungkin sudah menerbitkan konten yang relevan, fresh, dan informatif. Tetapi coba lihat kembali postingan blog, infografis, case study, dan tweet yang sudah brand kamu buat. Apakah pesan yang kamu sampaikan sudah sesuai dengan ekspektasi kamu?

Apa sih message architecture?

Arsitektur pesan adalah sekumpulan kata atau frasa yang menyampaikan maksud, prioritas, dan tujuan pengiriman pesan brand kamu. Tujuannya sudah pasti untuk menyelaraskan segala aspek komunikasi brand kamu dengan publik khususnya di dunia maya. Hal ini penting untuk menentukan komunikasi brand yang konsisten.

Strategi konten adalah sesuatu yang membuat pemasaran konten efektif, dan arsitektur pesan menjadi menjadi penggeraknya.

Mengapa begitu penting?

Arsitektur pesan adalah komponen yang vital banget dari setiap strategi konten karena, tanpa itu, brand gak memiliki kerangka kerja untuk membuat konten yang ciamik tentunya. Seperti yang dikatakan oleh Content Marketing Institute: “Membuat konten tanpa arsitektur pesan seperti membangun rumah tanpa denah lantai.”

Singkatnya, untuk mengerjakan arsitektur pesan brand kamu – dan seluruh strategi konten – kamu harus bertanya pada diri kamu sendiri: Apa sih yang saya coba komunikasikan?

Yang perlu diingat, semua brand membedakan diri dari para pesaingnya dengan menetapkan nada dan suara, dan menggunakan keduanya untuk berkomunikasi dengan pelanggan di semua saluran.